Selasa, 05 April 2011

Buat Sahabatku, IKAWALOEZENKY

Hai teman.. rasanya sudah lama aku tidak bertemu dengan kalian
Sudah lama sekali rasanya, sejak terakhir kali aku mendengar tawa lepasmu..
Bagaimana kabarmu disana, kawan?
Aku harap kamu baik-baik saja dan akan (selalu) ditemani oleh perlindunganNya...

Hari ini, begitu kubuka mata dari lelapnya buaian mimpi, aku teringat akan satu hal.
Kalian tau apa? Rasanya seperti membuka kembali kotak kenangan masa lalu yang aku simpan rapih di salah satu sudut di dalam hatiku.
Dulu, tepat di hari yang sama, 02 April 2005 kita terlahir sebagai anak muda yang haus akan segala hal... rasa penasaran akan semua hal... semangat yang berapi-api... dan juga kebersamaan yang sulit untuk aku ungkapan kembali, walau hanya lewat kata-kata di notes ini.

Kotak kenangan itu aku buka kembali.
Aku memang tidak menguncinya, dan memang tidak akan pernah,
Agar aku selalu dapat membukanya kembali, kapanpun aku butuhkan,
Ketika aku merindu akan kenangan kita dulu, kawan :)

Hari-hari telah kita lalui bersama..
Memang, tidak aku pungkiri jika hari-hari kita dulu tidak selalu diiringi oleh kebahagiaan.
Pertengkaran-pertengkaran kecil seringkali datang menyapa kita..
Tapi, apalah artinya Kebahagiaan jika kita tidak pernah merasakan Penderitaan.
Iya kan, teman?

Sekolah itu..... Kita pernah mengukir kebahagiaan disana....
Kita mengukir canda tawa bersama disana....
Kita juga mengukir asa disana, tak lupa kita menggantungkan cita disana,
Berharap agar suatu saat nanti mimpi kita bisa menjadi kenyataan..
Masihkah kau mengingatnya?
Aku akan selalu :)

Kita (aku dan kamu) selalu ingin bersama, setidaknya itulah kita dahulu...
Dan aku harap masih... dan akan (selalu)...
Ketika kita berencana untuk menapaki kehidupan remaja bersama-sama, ternyata Tuhan jua-lah yang berhak menentukan semuanya. Dan memang Dia akan selalu begitu :)
Memutuskan sesuatu untuk masa depan yang lebih cerah, bukanlah suatu hal yang buruk, kawan...
Memang, (pasti) Tuhan telah merencanakan sesuatu hal besar untuk kita.
Aku juga tidak tau akan jadi apa kita nanti...

Buat CITRA AYU NIZA,
Aku tau kamu itu wanita yang tangguh.
Kamu diam... Tapi aku tau, itulah hal yang menjadikanmu kuat.
Aku banyak belajar tentang arti kekuatan yang sesungguhnya darimu.
Terima kasihku :)

Buat DIAN INDAH PERMATASARI,
Aku selalu berharap agar suatu saat nanti aku bisa sepertimu.
Cantik... Tak hanya fisik, tapi juga hati...
Kamu selalu kujadikan cermin untuk tetap menjadi wanita yang cantik tak hanya dari luar, tapi juga cantik dari dalam.
Terima kasihku :)

Buat ERMA RAHMI FATIMA,
Kamu telah mengajarkan banyak hal padaku, terutama tentang kedewasaan.
Kamu tau artinya? Pikirkan sendiri.... hhhmmmm...
Dan sekarang, kita punya satu kesamaan lagi, ANCHOVY HYUK’s lovers :D
Terima Kasihku :)

Buat MERINDA SOLIKHAH,
Kamu telah mengajarkanku untuk tetap menjadi aku yang sesungguhnya dimanapun aku berada.
Aku suka rasa percaya diri-mu. Walau aku tau, kadang kamu juga pernah merasa berada dibawah...
Tapi apapun itu, aku suka pembawaan-mu.
Terima Kasihku :)

Buat SYIFA AZALIA,
Bersama-sama denganmu membuat aku bisa melupakan segala hal buruk yang telah, sedang, dan akan aku alami...
Pribadi-mu benar-benar hangat... membuat semua menjadi lebih berwarna.
Dan tawa-mu adalah hal yang tak mungkin bisa kulupakan.
Terima Kasihku :)

Aku, Kamu, dan semua Kegilaan itu...........
Aku harap akan selalu dan (selalu) seperti itu :))

Selamat Ulang Tahun Sahabatku,
Semoga doa, asa, dan cita-cita kita bisa menjadi nyata....
Amiiiiin ^^

Baleendah, 02 April 2005 – 02 April 2011
Hugs & Kisses,

.- LISDA PALUPI UTAMI -.

Ya Allah Tuhan Semesta Alam ....

Ya Allah!

Kuingat Engkau saat alam begitu gelap gulita,
dan wajah zaman berlumuran debu hitam
Kusebut nama-Mu dengan lantang di saat fajar menjelang,
dan fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah

Setiap ucapan baik, doa yang tulus, rintihan yang jujur, air mata yang menetes penuh keikhlasan, dan semua keluhan yang menggundahgulanakan hati adalah hanya pantas ditujukan ke hadirat-Nya.
Setiap dini hari menjelang, tengadahkan kedua telapak tangan, julurkan lengan penuh harap, dan arahkan terus tatapan matamu ke arah-Nya untuk memohon pertolongan! Ketika lidah bergerak, tak lain hanya untuk menyebut, mengingat dan berdzikir dengan nama-Nya. Dengan begitu, hati akan tenang, jiwa akan damai, syaraf tak lagi menegang, dan iman kembali berkobar-kobar. Demikianlah, dengan selalu menyebut nama-Nya, keyakinan akan semakin kokoh. Karena,
Allah : nama yang paling bagus, susunan huruf yang paling indah, ungkapan yang paling tulus, dan kata yang sangat berharga.
Allah : milik-Nya semua kekayaan, keabadian, kekuatan, pertolongan, kemuliaan, kemampuan, dan hikmah.
Allah : dari-Nya semua kasih sayang, perhatian, pertolongan, bantuan, cinta dan kebaikan.
Allah : pemilik segala keagungan, kemuliaan, kekuatan dan keperkasaan.

Betapapun kulukiskan keagungan-Mu dengan deretan huruf,
Kekudusan-Mu tetap meliputi semua arwah
Engkau tetap Yang Maha Agung, sedang semua makna,
akan lebur, mencair, di tengah keagungan-Mu, wahai Rabb-ku
Ya Allah, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan, jadikan kesedihan itu awal kebahagiaan, dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa tentram. Ya Allah, dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan, dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan.
Wahai Rabb, anugerahkan pada mata yang tak dapat terpejam ini rasa kantuk dari-Mu yang menentramkan. Tuangkan dalam jiwa yang bergejolak ini kedamaian. Dan, ganjarlah dengan kemenangan yang nyata. Wahai Rabb, tunjukkanlah pandangan yang kebingungan ini kepada cahaya-Mu. Bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalan-Mu yang lurus. Dan tuntunlah orang-orang yang menyimpang dari jalan-Mu merapat ke hidayah-Mu.
Ya Allah, sirnakan keraguan terhadap fajar yang pasti datang dan memancar terang, dan hancurkan perasaan yang jahat dengan secercah sinar kebenaran. Hempaskan semua tipu daya setan dengan bantuan bala tentara-Mu.
Ya Allah, sirnakan dari kami rasa sedih dan duka, dan usirlah kegundahan dari jiwa kami semua.
Kami berlindung kepada-Mu dari setiap rasa takut yang mendera. Hanya kepada-Mu kami bersandar dan bertawakal. Hanya kepada-Mu kami memohon, dan hanya dari-Mu lah semua pertolongan. Cukuplah Engkau sebagai Pelindung kami, karena Engkaulah sebaik-baik Pelindung dan Penolong.

Source: copas from a book, La Tahzan Jangan Bersedih!


Senin, 04 April 2011

Bersyukurlah :)

Semilir angin temani aku di malam ini.
dengan tetes embun yang membasahi kelopak mataku.
mencoba memahami perasaan awan yang malam ini sedang menangis...
aku tersadar.. ternyata..
tangisku slama ini tidak lebih banyak dari awan putih itu...
maka bersyukurlah aku atas itu semua

teringat suatu sore di hari kemarin.
begitu sunyi... senyap...
seolah senja yang perlahan merangkak turun itu tak ada yang memiliki..
patahkah sayap burung yang kicaunya biasa menemaniku menikmati senja?
jika patah, tak bisa kubayangkan!
betapa tubuh kecil nan ringkihnya berjalan langkah demi langkah.
terseok-seok menahan sakit yang teramat sangat di sayapnya.
sayap yang tidak akan lagi membawanya menuju langit luas di atas sana...
apa jadinya ia sekarang?
merasa tak berartikah ia sekarang?
hingga kicau merdunya tak bisa kudengar lagi.
aku tersadar.. ternyata..
lukaku selama ini hanyalah sekedar torehan tipis yang menghiasi setiap sudut di hatiku.
aku masih bisa tertawa..
dan aku masih bisa menikmati senja

suatu malam lainnya, aku merasa begitu hina...
merasa begitu tak berharga...
diam di sudut ruang, menghindari ketakutanku sendiri.
selintas lalu ku perhatikan semut-semut kecil yang berlarian kesana kemari tak tentu arah.
tentu sulit bagi mereka...
berlari, menghindari segala sesuatu yang 'terlalu lebih' dari mereka.
semut-semut yang kuat!
selalu ada cara bagi mereka untuk tetap berbaris rapi di setiap sudut di muka bumi ini.
mereka menghindari 'segalanya' yang lebih besar..
aku tersadar.. ternyata..
masalah-masalahku selama ini jauh berbeda dari apa yang mereka alami.
masih bisa aku hirup udara kebebasan yang mengisi setiap paru-paru dan pori-pori ku.
tak perlulah bagiku untuk selalu berlari menghindar dan bersembunyi dari semua...
maka bersyukurlah aku atas itu semua

#bersyukurlah selalu... karena dengan bersyukur segala sesuatunya pasti akan senantiasa terlihat lapang, mudah, dan menyenangkan...
ikhlas atas semua :)