Kamis, 26 Mei 2011

Do You Believe In Destiny ?


Perkenalan adalah sebuah awal. 
Awal untuk aku dan kau memulai segalanya. 
Terasa begitu manis dan mengesankan, karena kau datang dengan berjuta tawa. Kau tahu rasanya? Seperti berada di padang pasir kemudian turun hujan lebat. Begitu menyejukkan bukan? 
Begitu pula kehadiranmu yang memberi kesejukkan untuk jiwaku. Rasa-rasanya kebahagiaanku melebihi kebahagiaan seorang anak kecil yang mendapatkan sebuah lolipop. Great! Benar-benar menyenangkan...
Lambat laun kau pun mulai mengenalkan padaku duniamu. Mengenalkan padaku sebuah dunia yang begitu kecil—tapi begitu kau hapal—yang penuh akan semua ke-khas-an dirimu. 
Dan ternyata setelah aku memasukinya sedikit demi sedikit, duniamu itu seakan-akan menjadi lebih luas dari apa yang aku rasakan sebelumnya. Lebih dalam aku memasukinya, maka lebih banyak pula aku mendapatkan hal-hal luar biasa yang dengan senang hati akan selalu kau bagi bersamaku....
Rasanya tak adil bagiku bila aku tak mengenalkan duniaku padamu. Aku mencoba untuk melakukannya. Perlahan, aku memulainya dengan membukakan pintu hatiku untukmu, untuk kemudian kamu bisa memasukinya dengan leluasa. 
Lalu kukenalkan padamu, tentang siapa aku sebenarnya. Sehingga pada akhirnya kau bisa mengenalku lebih dari siapapun, begitu pula aku yang bisa mengenalmu sama hebatnya dengan kemampuanmu mengenaliku...
Sekarang, aku merasa memilikimu. Aku merasa menjadi bagian dari hidupmu, dan aku yakin kau pum merasakan hal yang sama. 
Ya, aku yakin ini semua adalah takdir, sebuah takdir yang cukup manis dari Tuhan sehingga aku bisa menemukan sosokmu yang begitu sempurna. Terima kasih karena kau telah menggenapi hari-hariku dengan sejuta tawa. Terima kasih karena kau telah mengajarkan padaku tentang hal-hal kecil yang sebenarnya sangat berarti besar untukku. Terima kasih telah menemani hari-hariku yang kelabu ini.
Aku harap Tuhan akan senantiasa menuliskan takdir indah bagi kita berdua. 
Bersamamu menjalani hari-hari penuh warna, hingga akhir menutup mata ^^


ADA dan PEDULI


Beberapa minggu belakangan ini mungkin merupakan minggu terberat untuk kujalani.
Selain karena rasa sakit yang kualami akibat penyakit maag dan bronhitis yang kembali ‘mengunjungiku’, perasaan gundah pun selalu menyertaiku, tak peduli aku dimana dan sedang melakukan apa.
Aku pun sebenarnya tidak terlalu memahami apa yang sedang aku rasakan. 
Semuanya terasa asing bagiku. Semua hal, begitu pun dengan semua orang yang kukenal. Aneh sekali rasanya, aku merasa sepi, kosong, dan hampa tanpa kehadiran--mereka-mereka--orang yang aku sayangi.
Apa mungkin ini semua adalah akibat yang datang karena perbuatanku sendiri? 
Sehingga mereka menjauhiku? 
Enggan bertegur sapa denganku? 
Enggan menemani kesendirianku lagi? 
Aku tak  ingin hal ini terus bertahan terlalu lama.
Aku paham, mungkin belakangan ini aku sedikit mengubah diriku menjadi pribadi yang tertutup. Tak ada lagi secercah senyum yang biasanya selalu menghiasi sudut bibirku. 
Aku hanya berteman dengan muram. Bahkan tak jarang aku menangis, meneteskan air mataku tanpa suatu sebab yang jelas.
Yang aku inginkan sebenarnya hanyalah ADA dan PEDULI. 
Terasa cukup simpel mungkin, tapi dalam prakteknya hal itu tidak selamanya menjadi mudah. 
Mungkin aku sendiri, belakangan ini telah berubah menjadi pribadi yang TIDAK ADA dan TIDAK PEDULI sehingga orang lain pun enggan untuk ADA dan PEDULI terhadapku. 
Tapi mau bagaimana lagi? Segala sesuatu yang dipaksakan tidak akan berbuah manis. 
Begitu juga dengan diriku. Aku tidak akan bisa memposisikan diriku sebagai seseorang yang ADA dan PEDULI untuk mereka, orang-orang yang aku sayangi, bila hal itu aku lakukan dengan terpaksa.
Jadi aku pun akan berusaha untuk memahami apa yang mereka rasakan. 
Mungkin saja mereka pun sedang sama-sama mengalami apa yang sedang kurasakan. Sama-sama merasa hampa, kosong, dan sepi. 
Lagipula, aku tak ingin bila keADAan dan kePEDULIan mereka, mereka lakukan dengan sebelah hati. Tidak akan terasa baik. Tidak akan terasa menenangkan hati. 
Dan aku tidak mau hal itu mereka lakukan semata untuk menyenangkan dan menenangkanku.
Jadi, mungkin aku akan bertahan untuk beberapa saat kedepan. 
Bertahan dengan pribadiku yang tidak lagi hangat. Tidak secerah biasanya. 
Selagi menunggu mereka mengubah rasa ADA dan PEDULI nya sehingga kembali menjadi rasa ADA dan PEDULI yang akan mengembalikan secercah senyum manisku, aku pun akan mengubah pribadiku, sedikit demi sedikit menjadi sosok yang senantiasa ADA dan PEDULI terlebih kepada orang-orang yang teramat kusayangi, orang-orang yang teramat berharga dalam hidupku.

Sabtu, 07 Mei 2011

LOVING YOU IS EVERYTHING ^^

"I just close my eyes because I might see your face. I just close my mouth because I might hear your voice. I just close my ears because I might hear of you, but I could not close my heart because I love you."

"The more I know you, the more I love you."

"I loved you once, I love you still, I always have, I always will..."

"Look into my heart and see what I am saying, for my heart speaks the truth and the truth is I love you."

"I have painted a million of kisses for you.I have filled an ocean of tears for you.I have walked a thousand miles for you.I have counted the stars for you. I did that, all because I love you."

"If you're asking if I need you, the answer is forever. If you're asking if I will leave you, the answer is never. If you're asking what I value, the answer is you. If you asking if I love you, the answer is I DO."

"I love you not because of anything you have, but because of something that I feel when I'm near you."

"I love you more than my teddybear, but please, don't tell him ... ."

"I love you very much, because with you, I found a way to love myself again."

"I love you not only for who you are, but for what you are making of me."


Source : www.lovingyou.com

IT IS BROKEN….....


"When you have loved unconditionally one man and lost that love, it leaves a wound that never heals, a sad and broken heart, a void forever."

"I wish I was a kid again, because skinned knees are easier to fix then broken hearts."

"A heart breaking isn't always as loud as a bomb exploding.. Sometimes it can be as quiet as a feather falling.. And the most painful thing is, no one really hears it, except you.."

"If I should die tonight and the reason remains unknown, tell not the whole world, but the one I love that I died of a broken heart, not because he loved me too little but because I loved him too much."

"They say love can mend a broken heart, but how? Because my heart won't love when it's broken."

"I can't seem to erase all the memories of you. No matter how hard I try it's something I can't do."

"I don't hate you for not loving me anymore, but I hate myself for still loving you."

"Everybody makes mistakes. I also make them. But the biggest mistake I ever made was falling for you. "

SOURCE : www.lovingyou.com

Rabu, 04 Mei 2011

Sepenggal Doa Buat Tuhan


Tuhanku yang Maha Pengasih dan Penyayang....
Terima kasih karena telah memberikan waktu bagiku untuk mengenalMu. Sungguh hal tersebut merupakan anugerah terbesar yang pernah ada.
Terima kasih karena Engkau telah memberikan kesempatan padaku untuk tetap hidup. Kesempatan untukku agar tetap berbuat baik dan mendekatkan diri padaMu.
Terima kasih atas nikmat yang Engkau berikan padaku. Sungguh, betapa pun aku mencoba untuk menyebutkan nikmat yang telah Enggau berikan, aku tak akan pernah sanggup. NikmatMu terlampau banyak, Tuhan... sungguh aku bersyukur atas itu semua.
Tuhanku yang Maha Mengampuni dan Memaafkan....
Aku tahu aku telah terlampau jauh berjalan menjauhiMu. Sungguh aku telah keliru, Tuhan. Aku telah kehilangan arah, Tuhan. Aku ingin kembali padaMu, Tuhan.
Oleh karena itu, bimbinglah aku Tuhan... Jalan ini terlalu gelap untuk aku susuri seorang diri. Terangilah dengan cahayaMu, Tuhan....
Tuhanku yang Maha Kuasa dan Berkehendak....
Tak pernah sedikitpun aku merasa ragu akan kekuasaanMu. Tak pernah aku ragu akan takdir yang Engkau berikan padaku, sebagaimana Engkau berikan pula pada seluruh hambaMu.
Tapi Tuhan, terkadang aku merasa begitu bingung atas semua. Aku selalu bertanya-tanya tentang takdir apa yang akan menghampiriku. Mengapa semuanya terasa begitu sulit untuk dilalui, Tuhan?
Aku memang bukan manusia yang sempurna, Tuhan. Karena tidak ada sesuatu apapun di dunia ini yang kesempurnaannya melebihi kesempurnaanMu, Tuhan.
Oleh karena itu aku memohon petunjukMu. Memohon ampunanMu. Memohon pertolonganMu. Bawalah aku menuju surgaMu, Tuhan........