Jumat, 15 Juli 2011

Bandung, 27 Juni 2011

Kita saat itu tengah berbicara, berdua. Kamu begitu banyak memberikan konsep tentang hal-hal yang berkaitan dengan kita. Masihkah kamu mengingatnya? Kamu berbicara tentang konsep Cinta, Kasih, dan Sayang. Aku begitu kagum dengan semua kata yang kamu ucapkan. Dengan tegas kamu menjelaskan padaku tentang konsep ketiga hal tersebut beserta dengan perbedaannya. Kamu tahu apa yang kupikirkan saat itu? Kamu begitu mengagumkan ^^
Aku bilang, ketiga konsep tersebut sangat berkaitan erat. Tapi kamu bilang, ketiganya berbeda. Mereka memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Ah entahlah! Aku tidak bisa menginterpretasikan semuanya dengan jelas. Yang aku tahu hanyalah perasaanku sendiri yang mengatakan bahwa aku menyayangimu. Itu saja.
Sebenarnya begitu banyak pertanyaan yang memenuhi pikiranku saat itu. Tapi aku sendiri tidak mengerti kenapa yang bisa kulakukan hanyalah diam, diam, dan diam. Mengangguk, mengangguk, dan mengangguk. Menggeleng, menggeleng, dan menggeleng. Aku ingin bertanya padamu saat itu. Aku ingin bertanya semua tentang kita, mendengarkan jawabnya dari bibirmu dan menemukan kesungguhannya lewat sorot mata teduhmu. Aku inginkan hal itu.
Aku menyayangimu. Aku tidak tahu apakah saat ini kamu sedang mengetest kesungguhan dan kesabaranku. Aku tahu. Aku benar-benar mengerti kalau kamu adalah pribadi yang hangat dan menyenangkan. Semua hal yang kamu ucapkan pun merupakan hal yang menakjubkan. Tak heran jika banyak orang yang menyukaimu. Hal pertama yang membuatku menyukaimu pun adalah kemahiranmu mengungkapkan sesuatu dengan rangkaian kata-kata yang kamu susun sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah ungkapan yang utuh.
Aku tahu. Aku benar-benar mengerti dengan semua yang kamu ungkapkan saat kita berdiskusi kemarin. Aku sadar betul dengan posisimu yang selalu dikelilingi oleh banyak perempuan. Aku paham bahwa hal yang kamu lakukan itu hanyalah semata-mata untuk membantu kesulitan yang mereka hadapi. Entah untuk membantu mengenai masalah perkuliahan, maupun membantu untuk memberikan support dikala mereka membutuhkannya. Tapi, betapapun aku mengerti dengan semua hal itu, tetap saja kecemburuan itu selalu ada. Setidaknya saat itu, sebelum kamu menjelaskan padaku mengenai ketiga konsep tadi, Cinta, Kasih dan Sayang.
Aku cemburu. Aku hanya takut jika kamu pergi meninggalkanku dan lebih memilih untuk bersama dengan mereka. Aku hanya merasa tidak rela jika kamu membagi perasaanmu untuk mereka. Hal itulah yang aku rasakan. Tapi seperti yang aku katakan tadi, hal itu aku rasakan setidaknya sebelum kamu menjelaskan padaku tentang konsep Cemburu buta, Cinta buta dan konsep Kasih Sayang itu sendiri. Sekarang aku mengerti. Setidaknya aku belajar untuk mengerti dan memahaminya. Aku belajar untuk memahamimu dan memahami perasaanku sendiri. Aku harus bisa merasa yakin padamu dan pada diriku sendiri.
Maafkan jika aku sudah membuatmu kecewa atas sikapku selama ini. Aku belajar untuk memperbaiki semuanya. Bukan hanya untukmu, tapi lebih dari itu aku melakukannya untuk diriku sendiri. Rangkumannya : Aku menyayangimu, dan aku belajar untuk mengasihimu ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar